Perbedaan Back Of House (BOH) dan Front of House (FOH) pada Restoran - Arsitur Media Desain

Perbedaan Back Of House (BOH) dan Front of House (FOH) pada Restoran

- 10/19/2017


Dalam dunia arsitektur maupun hospitality kita sering mendengar istilah BOH. Ya, kata ini bukanlah hal asing bagi mereka yang bekerja dalam bisnis hospitality seperti hotel, villa maupun restoran.

Adanya BOH dan FOH dalam dunia hospitality merupakan sebuah konsep yang sudah lama diterapkan untuk meningkatkan efisiensi kinerja restoran atau hotel sehingga bisa memberikan pelayanan terbaiknya kepada konsumen.

Begitu juga dalam perancangan sebuah fasilitas hospitality harus memperhatikan hubungan antara Front of House dengan Back Of House sehingga pengguna bangunan dapat melakukan aktivitasnya dengan lebih baik.

Berikut dibaha mengenai perbedaan antara Front Of House dengan Back Of House. Dalam kasus ini akan digunakan contoh Restoran. silahkan disimak perbedaannya.

1. Front Of House

Front of House (FOH)
Front of House (FOH)

Apa yang disebut dengan Front Of House atau (FOH) mengacu pada semua fasilitas yang menampung kegiatan hospitality yang langsung berhubungan dengan konsumen dan merupakan garis depan dalam hospitality. Pada Sebuah Restoran, area FOH adalah sebagai berikut :

a. Entry

Merupakan bagian kritis dari FOH karena memberikan "first impression" atau kesan pertama saat memasuki sebuah restoran. Pintu masuk haruslah mampu menggambarkan suasana yang ditampilkan pada restoran dan mudah dijangkau. Selain itu bentuknya pun harus menarik.

b. Waiting Area

Restoran dengan jam sibuk dan padat pengunjung baiknya memiliki waiting area. Waiting area harus bisa membuat konsumen merasa bersabar dan berkesempatan melihat menu terbaiknya. Selain dari segi arsitektur, penempatan staf juga penting.

c. Restrooms

Restroom yang dimaksud adalah area servis seperti toilet dan ruang cuci tangan. Pengunjung restoran kemungkinan besar akan mengunjungi area ini, jadi sentuhan desain diperlukan dan juga perlu sistem yang akan membuat toilet tetap bersih dan wangi selama restoran buka.

d. Bar

Jika restoran menyajikan minuman beralkohol, maka area bar menjadi kuncinya. Bentuk bar haruslah menarik dan mampu menarik pengunjung di meja makan datang ke sini. Namun juga mesti memiliki akses cepat bagi pelayan untuk mendistribusi minuman dan botol kosong.

e. Dinning Room.

Bagian utama dari restoran dimana pelanggan akan menghabiskan banyak waktu di ruang makan, dan juga di mana banyak karyawan akan bekerja di sini selama shift mereka. Ruang makan dapat ditata dan diatur namun harus sesuai dengan konsep utama restoran. Selain itu perlu diperhatikan mengenai aliran barang/orang pada bagian ini.

Pelayan harus bisa bergerak dengan bebas dan pelanggan harus bisa mengakses kursi dan meja mereka dengan cukup ruang untuk merasa nyaman.

f. Outdoor Seating

Selain ruang makan utama, biasanya restoran juga menyediakan ruang makan outdoor sebagai tambahan.

Meja di luar juga harus tertata dengan biak, dari area makan ke alam terbuka, memberi para tamu suasana yang berbeda untuk memanfaatkan outdoor area saat mengunjungi restoran.

2. Back Of House

Back of House (BOH)
Back of House (BOH)

Apa yang disebut dengan Back Of House merupakan area dibelakang panggung, area yang tak terlihat konsumen namun juga sangat penting dalam kelangsungan aktivitas keseluruhan. Ini adalah garis belakang tempat disiapkannya segala hal, mulai dari fisik dan non fisik sebelum ditampilkan ke hadapan konsumen di FOH. Dalam Restoran, Area BOH meliputi :

1. Dapur/Kitchen

Dapur biasanya merupakan bagian terbesar dari BOH dan dapat dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, seperti area penyimpanan makanan, persiapan makanan, jalur memasak, area penahan, dan area cuci piring dan sanitasi.

2. Area Pegawai

Ruang istirahat pegawai dan kamar mandi karyawan memberi karyawan tempat untuk menyimpan barang-barang mereka, beristirahat sejenak sambil bergeser, dan melihat jadwal kerja dan catatan dari para manajer.

3. Kantor


Manajer harus memiliki area kecil di mana mereka dapat melakukan pekerjaan administratif yang jauh dari keramaian dan hiruk pikuk dapur atau ruang makan.

4. Gudang dan MEP

Selain dapur yang memiliki gudang, restoran juga baiknya memiliki gudang untuk menyimpan cadangan kursi, meja, perabotan, hiasan dll.

Selain gudang ada pula area untuk MEP yang meliputi kelistrikan, pipa-pipa, CCTV dan lainnya. Hal ini mungkin tak ada hubungannya dengan meja makan konsumen namun nyatanya ini sangat berpengaruh.

BOH dan FOH biasanya ada pada fasilitas Hotel, Restoran dan SPA.

Demikianlah tentang BOH, semoga bermanfaat. Dukung Web ini agar tetap update dengan cara like, share dan follow di media sosial kami.

Baca juga :

Referensi :

  • https://www.webstaurantstore.com/article/5/front-of-house-vs-back-of-house.html



Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

 

Ketikan dan tekan Enter