Skip to main content

Jenis-jenis Lift dalam Bangunan


Sahabat pasti sudah tidak asing dengan lift, dalam artikel ini Arsitur akan membahas mengenai jenis-jenis lift  yang ada pada bangunan. Masing-masing jenis lift memiliki peruntukan dan keunggulan tersendiri .

Pengertian Lift

Elevator ( lift ) adalah alat transpotasi pada bangunan yang bergerak secara vertikal yang membawa penumpang, peralatan, dan muatan dari satu tungkat ketingkat yang lain. Lift biasanya digerakan oleh motor penggerak yang diletakan di bagian atas atau bagian bawah lift.

Jenis Lift Berdasarkan Sistem Geraknya

Sesuai dengan sistem penggeraknya, maka lift memiliki  dua macam type yaitu : Lift elektrik dan Lift hidrolik. Berikut penjelasannya.

Lift Elektrik dan Hidrolik
Lift Elektrik dan Hidrolik


Lift Elekrtik

Lift elektrik terdiri dari sebuah tabung yang di pasang pada rel pemandu, didukung oleh kabel pengerek, dan dikemudikan oleh mesin penggeraak elektis pada mesin lift. Gambar di sebelah kiri adalah sistem lift elektrik dengan mesin lift yang berada di atas lift dan biasanya diletakan di rooftop bangunan (di atas atap).

Lift Hidrolik

Lift hidrolik terdiri dari sebuah tabung yang didukung oleh piston yang bergerak searah atau berlawanan dengan cairan yang diberi tekanan. Tidak diperlukan rumah lift, tapi lift hidrolik memiliki kecepatan rendah dan panjang piston membatasi penggunaannya hanya pada bangunan enam lantai. Mesin lift hidrolik biasanya diletakan di atas atap namun pendorong hidrolik diletakan dibawah lift. Gambar di sebelah kanan merupakan contoh sistem lift hidrolik.

Baca juga : Standar Perencanaan Tangga : Syarat Tinggi, Lebar dan Panjang Pijakan

Jenis Lift Berdasarkan Fungsinya

Pemilihan kapasitas-kapasitas lift akan menetukan jumlah lift yang mempengaruhi pula kualitas pelayanan gedung, terutama proyek-proyek komersil. Lift juga memiliki bermacam-macam jenis sesuai dengan fungsinya, yaitu:

1. Lift Penumpang

Lift Penumpang
Lift Penumpang

Passenger elevator atau lift penumpang biasanya dipasang pada rumah tinggal, ruko, gedung rendah, medium, bahkan high rise. Jenis ini merupakan lift yang paling banyak digunakan di seluruh dunia dan Indonesia khusunya.

2. Lift Barang

Lift Barang
Lift Barang

Setiap gedung bertingkat banyak baik dalam bentuk perkantoran, flat, atau penggunaan campuran dengan gedung komersiil pasti memerlukan sarana sirkulasi vertical untuk barang di samping untuk orang. Kriteria untuk lift barang yang penting ialah ukuran dan berat barang yang harus diangkut.

Dalam gedung- gedung dengan penggunaan campuran (mixed use) seringkali lift barang juga harus dapat melayani angkutan orang terutama pada jam-jam sibuk. Perkiraan yang dapat digunakan dalam perencanca ialah untuk setiap 5 lift diperlukan 1 lift barang.

Kapasitas lift barang berkisar antara 1-5 ton dengan ukuran dalam antara 1.60 x 2.10 m sampai 3.10 x 4.20 m dan kecepatan bergerak 1.5 – 2 m/detik maximum atau rata-rata 0.25 –1 m/detik.

3. Lift service

Lift Service
Lift Service

Lift ini juga merupakan lift penumpang, namun fungsinya dikhususkan bagi karyawan gedung tersebut atau untuk membawa barang barang yang kecil. Lift ini banyak kita temui di gedung perkantoran. Lift service diletakan di bagian belakang bangunan agar tidak terlihat oleh tamu yang datang.

Baca juga : Perancangan Ramp pada Bangunan

4. Lift rumah sakit

Lift Pasien
Lift Pasien

Lift ini digunakan di rumah sakit untuk membawa tempat tidur pasien, oleh karena itu ukurannya disesuaikan dengan ukuran tempat tidur standar rumah sakit. Brankar yang membawa pasien haru bisa masuk dengan lega ke dalam lift dan ditemani dengan perawat yang membawanya. Standar lift rumah sakit memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi, seperti adanya pegangan tangan atau railing untuk pengguna kursi roda.

5. Observation Elevator

Observation Elevator
Observation Elevator

Lift jenis ini fungsinya sama seperti lift penumpang, hanya saja bedanya sebagian besar dinding atau pintu lift ini terbuat dari kaca. Sehingga memungkinkan penumpangnya dapat melihat ke arah luar. Lift jenis ini banyak kita jumpai di mall, hotel, atau gedung-gedung yang tidak terlalu tinggi yang memiliki pemandangan indah.


Demikianlah mengenai jenis-jenis lift dalam bangunan, semoga bermanfaat. Terima Kasih.
Salam dari Arsitur : Terima kasih sudah berkunjung ke ARSITUR. Kami berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update. Kami juga melayani JASA GAMBAR DAN DESAIN MURAH BERKUALITAS. Bantu kami mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini kepada teman-teman lainnya. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke arsiturstudio@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->