Skip to main content

Tips Menggunakan Lumion Secara Maksimal agar Renderan 3D Terlihat Bagus

Ketika model 3D sudah siap, Anda bisa mengimpornya ke Lumion dan sekarang kita bisa membuatnya tampak hebat. Semua fungsi Lumion akan membantu mewujudkan ilustrasi 3D menjadi nyata. Artikel ini akan memberi Anda petunjuk langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk menggunakan Lumion.

Lumion dan fungsinya cukup mudah digunakan, tetapi banyak yang mengeluh hasil renderan Lumion tidak maksimal. Artikel ini akan membantu Anda menggunakan fungsi Lumion secara maksimal, menghasilkan gambar atau video renderan yang realistis.

Tips Renderan realistis dengan lumion
Renderan realistis dengan lumion (lumion.com)

Membangun gambar 3D yang diam atau dengan animasi yang menarik secara artistik di Lumion membutuhkan sebuah visi, tentang apa yang ingin Anda capai. Emosi apa yang ingin disampaikan pada gambar? Apakah hanya mencari cahaya & warna-warni, abu-abu & suram atau sesuatu yang lain? Haruskah gambar terlihat realistis atau samar? Bagian mana dari bangunan yang ingin ditekankan?

Berikut adalah 5 tips mudah menggunakan Lumion untuk hasil yang maksimal. Ada juga petunjuk tambahan dari "Alexander of the Lumion team". Dia yang memainkan peran artistik penting dalam membuat video promo Lumion dan juga dalam pemrograman Lumion. Wajar untuk mengatakan bahwa ia memiliki bakat khusus untuk membuat gambar dan animasi yang menarik.

1. Temukan posisi tampilan terbaik dalam model 3D

  • Posisi kamera foto harus seimbang dengan aturan komposisi. Ada banyak aturan yang bisa kita gunakan tetapi semakin banyak semakin baik.
  • Ketinggian kamera harus sesuai untuk sebagian besar waktu selama animasi, ditetapkan pada tingkat mata manusia normal. Sudut kamera tidak boleh terlalu lebar untuk menghindari distorsi perspektif.

Baca juga : Lumion 9, Fitur Baru dan Spesifikasi PC yang Diperlukan

2. Atur tingkat pencahayaan

  • Temukan posisi terbaik untuk matahari untuk menarik perhatian maksimal ke bagian-bagian bangunan yang ingin disorot. Gunakan efek matahari, jika kita ingin mensimulasikan lokasi matahari secara akurat di lokasi, waktu dan tanggal tertentu.
  • Tambahkan pencahayaan Interior dan suasana ruang, kita akan berkomunikasi dengan cara yang halus bahwa bangunan sedang digunakan. Anda juga dapat menggunakan pencahayaan volumetrik untuk suasana yang lebih dramatis.
  • Seimbangkan kecerahan dan pewarnaan bayangan sesuai situasi, bayangan luar bangunan selalu sedikit lebih biru.
  • Hindari kontras yang tinggi di area yang tidak penting, area kontras tinggi ini kadang-kadang dapat mengarahkan perhatian ke poin yang salah dalam desain Anda.

3. Jadikan material terlihat bagus

  • Selalu aktifkan pantulan "SpeedRay" dan letakkan bidang pantulan di permukaan yang datar dan besar.
  • Tingkat glossiness pada material lantai dan langit-langit selalu harus diatur setelah mengganti material, lebih banyak reflektifitas lebih baik daripada reflektivitas yang kurang.
  • Jangan gunakan warna digital sederhana, seperti hijau polos, merah, biru, ungu, kuning. Itu terlihat jelek dan selalu lebih baik untuk menemukan warna-warna alami seperti krem, lebih realistis.
  • Terkadang lebih baik untuk mengganti tekstur dengan warna polos (menggunakan slider atas di editor material) dan juga menggunakan bump tetapi tanpa intensitas maksimal.

Baca juga : Sketchup VS 3DS Max, Mana yang Lebih Baik untuk Arsitek

4. Menambahkan efek

  • Gunakan koreksi warna, kita bisa menambahkan bayangan yang lebih gelap jika perlu.
  • Tambahkan sedikit "chromatic aberration" dan nilai "fish eye" yang sangat kecil untuk realitas optik.
  • Tambahkan Hyperlight untuk gambar foto interior. Saat melakukan ini gunakan intensitas yang lebih tinggi dari 100%.
  • Untuk membuat gambar sedikit 'flat' seperti foto di atas kertas, gunakan efek kontras dan setel slider pada minimum, kadang-kadang itu bisa membantu.
  • Depth-of-Field (DOF) sangat berguna untuk sudut kamera yang sempit, tetapi lebih baik tidak menggunakannya dengan sudut kamera yang lebar.
  • Selalu berikan refleksi pada air.

5. Detail ekstra di setiap bidikan kamera

  • Perabotan dan furniture untuk interior dan eksterior sangat penting. Pilih dan tambahkan objek dari library objek Lumion. Tempatkan beberapa di ruang yang terasa kosong.
  • Mobil bagus untuk area perbatasan gambar. Cobalah untuk tidak menaruh mobil di tengah komposisi.
  • Model orang memang penting, tetapi cobalah menempatkannya sedemikian rupa sehingga tidak mendominasi gambar. Wajah mereka seharusnya tidak terlalu terlihat. Menggunakan siluet dari library adalah cara yang baik untuk mencapai netralitas.
  • Pohon dan tanaman sangat baik untuk batas gambar dan latar belakang.
  • Latar belakangnya sangat penting, bahkan jika blur, perasaan kota atau hutan yang sesungguhnya menambah banyak perasaan bangunan yang sebenarnya. Misalnya burung bisa menjadi detail yang bagus untuk membuat langit terlihat lebih alami.
  • Coba gunakan awan kabur (slider blur), atau nonaktifkan cloud sepenuhnya, langit cerah sangat bagus jika Anda membutuhkan perhatian khusus pada bangunan itu sendiri.

Nah demikianlah mengenai 5 Tips Renderan Lumion secara Maksimal. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Salam dari Arsitur : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. ARSITUR berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke arsiturstudio@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar