Skip to main content

Cara Menghitung Biaya Pemasangan Tembok Bata


Sebuah bangunan terdiri dari beberapa ruang yang membatasi area fungsi dari berbagai kegiatan dalam bangunan tersebut. Setiap ruang dipisahkan oleh dinding-dinding yang dipasang secara vertikal. Dinding bangunan konvensional terbuat dari pasangan bata yang ditumpuk dan direkatkan dengan semen. Bata adalah material dinding konvensional yang sudah biasa digunakan oleh masyarakat karena mudah dipasang, tersedia di toko bangunan terdekat dan relatif terjangkau.



Cara Menghitung Biaya Pemasangan Tembok Bata (homebuilding.co.uk)


Berapa biaya pemasangan tembok bata ? Hal ini sering menjadi pertanyaan banyak orang ketika membangun apapun terutama rumah. Sebelum kita menuju rumus menghitung biaya pemasangan tembok bata, ada baiknya kita mengetahui komponen-komponen dan material yang masuk ke dalam perhitungan biaya RAB. Dalam kasus ini saya mengambil pemasangan tembok bata untuk kamar tidur berukuran 3 m x3 m. Dimana pemasangan tembok dilakukan dengan menumpuk bata merah dalam posisi tidur sehingga dinding lebih tebal, metode ini sering disebut pasangan tembok 1/2 bata.

Material Pasangan Tembok Bata (bahan dinding)

Material tembok bata terdiri dari beberapa bahan bangunan yang bisa dibeli di toko bangunan terdekat. Material tersebut tergantung dari jenis bata dan semen yang ingin digunakan. Berikut adalah daftar material untuk pekerjaan pasangan tembok bata sesuai SNI 03-2835-2002.
  • Bata Merah ukuran 5 X 11 X 22 cm
  • Semen Portland
  • Pasir Pasang
  • Kapur Padam
  • Air (tidak masuk dalam analisa)

**Catatan : dalam beberapa kasus seringkali tukang tidak menggunakan kapur padam dalam pemasangan tembok bata, untuk rumah pribadi juga agak jarang digunakan.

Ongkos pengerjaan (ongkos tukang)

Ongkos pengerjaan pasangan tembok bata harus dicatat dan masuk dalam perhitungan biaya RAB bangunan. Dalam membuat tembok bata, biasanya tidak hanya 1 jenis tukang yang bekerja. Berikut adalah beberapa tukang maupun tenaga yang terlibat dalam pekerjaan pasangan tembok bata sesuai SNI 03-2835-2002.
  • Pekerja
  • Tukang Batu
  • Kepala Tukang
  • Mandor

Baca juga : Cara Menghitung Biaya Plesteran Dinding

**Catatan : Komponen mandor dan kepala tukang mungkin bisa dihilangkan apabila dilakukan dalam skala kecil, sementara tukang batu biasanya bisa digantikan oleh tukang sipil/tukang biasa.

Cara menghitung volume pekerjaan pasangan tembok bata

Volume pekerjaan pasangan tembok bata dalam RAB dihitung berdasarkan luas permukaan tembok yang akan dibuat. Cara mencari luas dinding/tembok yang akurat adalah dengan mengalikan panjang dan tinggi kemudian dikurangi luas pintu dan jendela yang ada di ruangan tersebut.

Luas tembok (m2) = (panjang x tinggi dinding) - (lebar kusen x tinggi kusen pintu) - (lebar kusen x tinggi kusen jendela)

Rumus biaya pasangan tembok bata

Jadi, untuk mengetahui kebutuhan biaya tembok, tinggal menjumlahkan komponen biaya bahan dan ongkos tukang. Komponen biaya bahan dikalikan dengan estimasi harga bahan dan komponen ongkos tukang dikalikan dengan estimasi harga tukang. Maka untuk 1 m2 Pasangan Tembok ½ Bata 1Pc:3Kp:10Ps membutuhkan rincian bahan, tukang dan biayanya adalah sebagai berikut :

Analisa Pekerjaan Pasangan Tembok Bata
SNI 03-2835-2002 Pasangan Tembok ½ Bata
1Pc:3Kp:10Ps (m²)
Satuan Besaran Harga
Bahan
Ongkos
Tenaga
Jumlah
Bahan
Bata Merah 5 X 11 X 22 cm Bh 70,000 500,00 35.000,00
Semen Portland Kg 4,500 1.050,00 4.725,00
Pasir Pasang 0,050 125.000,00 6.250,00
Kapur Padam 0,015 45.000,00 675,00
Tenaga
Pekerja Oh 0,320 36.000,00 11.520,00
Tukang Batu Oh 0,100 42.500,00 4.250,00
Kepala Tukang Oh 0,010 45.000,00 450,00
Mandor Oh 0,015 40.000,00 600,00
Sub Total 63.470,00


Berdasarkan tabel di atas, bisa kita lihat bahwa harga pasangan tembok bata per meter persegi adalah sebesar Rp  63.470,00  / m2

Untuk anda yang ingin tahu bagaimana cara menghitung biaya pasangan tembok bata, maka kami berikan contoh lengkapnya mengenai kasus menghitung volume dan RAB pekerjaan pasangan tembok bata untuk sebuah banguan gudang berukuran 4 m x 3 m sesuai SNI 03-2835-2002.

Contoh perhitungan pekerjaan pasangan tembok gudang :
  • Ukuran bangunan = 4 m x 3 m
  • Tinggi dinding = 3,2 m
  • Pintu = 1 buah pintu swing, kusen ukuran 1 m x 2,3 m
  • Jendela = 1 buah, kusen ukuran 0,8 m x 1,2 m

Baca juga : Cara Menghitung Biaya Pemasangan Tembok Bata

Berdasarkan data di atas, kita bisa tentukan dulu luas akurat dari dinding yang akan diplester yaitu :
  • Luas total dinding (4 sisi) = 2 x (4 m x 3,2 m) + 2 x (3 x 3,2 m) = 25,6 + 19,2 = 38,4 m2
  • Luas pintu = 1 x (1 m x 2,3 m) = 2,3 m2
  • Luas jendela = 1 x (0,8 m x 1,2 m) = 0,96 m2
  • Luas tembok = 38,4 - 2,3 - 0,96 = 41,54 m2

Setelah didapatkan volume pekerjaannya maka selanjutnya adalah mengalikan luas tembok dengan harga per meter persegi tembok (sesuai tabel di atas), maka total pasangan tembok bata yang diperlukan adalah :

  • Biaya Tembok = Luas tembok x harga per meter
  • Biaya Tembok = 41,54 m2 x Rp 63.470,00 / m2
  • Biaya Tembok = 2.636.543,8 atau dibulatkan menjadi Rp 2.700.000,00 (termasuk biaya air dan lain-lain)

Demikianlah mengenai cara menghitung biaya pasangan tembok bata, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Meskipun pekerjaan tembok ini sejatinya bukan pekerjaan struktural, namun ini sangat penting membagi ruang dan membagi fungsi bangunan.
Comment Policy: Terima kasih sudah berkunjung di website ini. ARSITUR berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Buka Komentar
Tutup Komentar