Pengertian / Definisi Mixed Use Building dan Ciri-cirinya - Arsitur Media Desain

Pengertian / Definisi Mixed Use Building dan Ciri-cirinya

- 7/12/2019


Mixed-use building adalah bangunan multi fungsi yang terdiri dari satu atau beberapa massa bangunan yang terpadu dan saling berhubungan secara langsung dengan fungsi yang berbeda. Mixed use building menggabungkan antara fasilitas hunian, fasilitas bisnis, dan fasilitas rekreasi yang biasanya dimiliki oleh suati pengembang. (Indonesiaapartment, Esti Savitri 2007)

Mixed-use building adalah salah satu upaya pendekatan perancangan yang berusaha menyatukan berbagai aktivitas dan fungsi yang berada di bagian area suatu kota yang memiliki luas area yang terbatas, harga beli tanah yang relatif mahal, lokasi tanah yang strategis, serta nilai ekonomi tinggi menjadu sebuah struktur yang kompleks dimana semua kegunaan dan fasilitas yang memiliki keterkaitan dalam kerangka integrasi yang kuat. (Panduan Perancangan Bangunan Komersial, Endy Marlina 2008)

Defisini Mixed Use Building

Berdasarkan beberapa sumber yang dikumpulkan arsitur.com. Berikut adalah beberapa definisi mengenai mix use building menurut beberapa sumber sebagai berikut :
  • Dalam konteks urban, bangunan tinggi multi fungsi, dikenal dengan istilah "mixed-use building" adalah suatu bangunan yang meng-akomodasi beberapa fungsi sekaligus.
  • Mixed Use Merupakan penggunaan campuran berbagai tata guna lahan atau fungsi dalam bangunan. (Dimitri Procos.1976)
  • Mixed Use Center adalah suatu kompleks dimana terdapat berbagai fungsi kegiatan termasuk hotel, pusat konveksi, apartemen dan perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan pusat kebudayaan lainnya. (Dudley H. William, Encyclopedia of American Architecture)
Jadi dapat disimpulkan Mixed Use Building adalah bangunan yang memiliki fungsi dasar yang berbeda jenisnya sehingga memerlukan organisasi ruang yang baik.

Baca Juga :  Pengertian Dilatasi, Fungsi dan Tujuan Dilatasi beserta Contoh Penerapannya

Ciri Mixed Use Building

Ciri-ciri bangunan Mix Use adalah sebagai berikut :
  1. Mewadahi 3 fungsi urban atau lebih, misalnya terdiri dari retail, perkantoran, hunian hotel dan entertaintment.
  2. Terjadinya integrasi dan sinergi fungsional
  3. Terdapat ketergantungan kebutuhan masing-masing fungsi di dalamnya.
  4. Kelengkapan fasilitas yang tinggi, memberikan kemudahan bagi pengunjungnya
  5. Peningkatan kualitas fisik lingkungan
  6. Efisienfi pergerakan karena adanya pengelompokan berbagai fungsi.

Manfaat Adanya Mixed Use Building : 

Kehadiran mixed use building dalam konsep bangunan memiliki dampak yang positif bagi berbagai pihak. Menurut Danisworo (1996) terdapat 5 (lima) buah keuntungan dari konsep mixed use building, yaitu:
  1. Mendorong tumbunhnya kegiatan yang beragam secara terpadu dalam suatu wadahsecara memadai.
  2. Menghasilkan sisteam sarana dan prasarana yang lebih efisien dan ekonomis
  3. Memperbaiki sistem sirkulasi
  4. Mendorong pemisahan yanh jelas antara sistem transportasi
  5. Memberikan kerangka yang luas bagi inovasi perancangan bangunan dan lingkungan

Baca Juga :  Mengenal Struktur Core dalam Bangunan Tinggi

Tata Letak Mixed Use Building

Tata letak dalam sebuah kawasan atau bangunan mixed use sangat mempengaruhi bentuk dan koneksi antar fungsinya. Sebuah kawasan atau bangunan mixed use dapat dikatakan sukses apabila mampu menghubungkan beberapa fungsi dengan baik. Terdapat 4 (empat) konfigurasi tata letak bangunan dalam sebuah kawasan mixed use, yaitu: (Sumargo, 2003; 58).

Mixed-use Tower

Mixed-use Tower terdapat struktur tunggal dari segi massa atau ketinggian bangunan dengan fungsi-fungsi yang ditempatkan pada lapisan-lapisan tersebut. Pada umumnya, mixed use tower merupakan high rise building. 

Multitowered Megastructure

Multitowered Megastructure adalah bangunan mixed use yang memiliki tower-tower yang menyatu secara arsitekturan dengan atrium yang berada dibawahnya. Pada umumnya atrium berfngsi sebagai pusat perbelanjaan. Pada multitiwerde megastructure, komponen yang terdapat pada podium menjadi hal yang utama karena merupakan tempat bertemunya antar pengguna bangunan. 

Freesatnding Structure with Pedestrian Connection

Freesatnding Structure with Pedestrian Connection adalah konsep penataan pada kawasan mixed use dengan kumpulan dari beberapa masa tunggak yang saling terintegrasi oleh jalur pedestrian. Dampaknya, fungsi dari setiap bangunan tidak akan bercampur menjadi satu. 

Combination

Combination Mixed-use adalah penggabungan dari ketiga bentuk Mixed-use building sebelumnya dalam sebuah kawasan. 

Contoh Mixed Use Building :

Mix Use Apartemen di Hamburg, Germany

Oceanwide Plaza, Los Angles
Oceanwide Plaza, Los Angles

Referensi :


UNDUH ARTIKEL INI DALAM VERSI PDF



5 komentar

Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

  1. Makasih infonya min.Min,saya ada tugas kuliah desain arsitektur tentang puskesmas.Berhubung site puskesmas yang saya pilih lahannya sangat terbatas.Sementara saya ingin menambahkan hunian rumah dokter di sekitar puskesmas tersebut.Boleh tidak kalau bangunan puskesmas digabungin dengan hunian dokter dengan mengaplikasikan mix use building ini?Makasih sebelumnya min

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa, asalkan tidak mengganggu satu sama lainnya. nanti dibedakan saja akses orang sehat dan orang sakit/pasiennya, terima kasi kembali

      Delete
 

Ketikan dan tekan Enter