Desain adalah proses generatif analisis dan sintesis, ada juga unsur coba-coba, mencoba berbagai kemungkinan dan menangkap peluang. Setelah menemukan konsep, maka proses selanjutnya dari seorang desainer/arsitek adalah transformasi konsep ke dalam kaidah desain. 

Apa yang dimaksud transformasi konsep ? Proses mengeksplorasi ide dan menanyakan potensinya, penting bahwa seorang arsitek atau desainer harus memahami sifat dasar dan struktur suatu konsep desain. Konsep bisa datang dari mana saja, bisa dimulai dari suatu bentuk benda, nilai/urutan, periode atau zaman, gaya/aliran, kaidah-kaidah tertentu seperti konsep green desain atau preferensi pribadi. 

Namun tentunya dalam kampus arsitek atau kampus desain berbicara tentang konsep akan melebar menjadi luas. Jika sistem model prototype dirasakan dan dipahami, maka konsep desain asli dapat dilakukan melalui serangkaian perubahan terbatas, diklarifikasi, diperkuat dan dibangun, bukannya dihancurkan.

Definisi Transformasi dalam Arsitektur

Definisi Transformasi dalam Arsitektur
Transformasi dalam Arsitektur : Pengertian, Prinsip dan Contohnya

Dalam Arsitektur, Transformasi didefinisikan sebagai "Prinsip bahwa konsep, bangunan, atau organisasi arsitektur dapat diubah melalui serangkaian manipulasi dan permutasi terpisah sebagai respons terhadap konteks atau serangkaian kondisi tertentu tanpa kehilangan identitas atau konsep awal."

Prinsip transformasi memungkinkan seorang arsitek atau perancang untuk memilih model arsitektur prototype yang formal dan urutan elemennya mungkin sesuai dan masuk akal, dan mengubahnya melalui serangkaian manipulasi diskrit untuk menanggapi kondisi dan konteks desain tertentu.


Transformasi dalam Arsitektur
Transformasi dalam Arsitektur


Pada dasarnya, pengulangan bentuk juga bisa dikatakan menunjukkan transformasi bentuk dan bentuk dalam arsitektur, jika terlihat sedikit berbeda pada setiap kali pengulangan. Kadang-kadang bentuk dapat ditransformasikan dengan menjadi lebih besar atau lebih kecil dan mereka juga dapat berputar, diregangkan, atau bertransformasi menjadi bentuk dan ukuran yang berbeda.

Penggunaan prinsip transformasi

Seperti dapat dengan mudah dijelaskan dengan contoh desain perpustakaan Arsitek Alvar Alto di mana transformasi bentuk didefinisikan dengan baik dalam rencana area membaca seperti yang ditunjukkan pada gambar:

1. Berdasarkan desain pertama Arsitek

Penggunaan prinsip transformasi
Penggunaan prinsip transformasi

Perpustakaan Angel Mountain di Oregon, di mana Anda mengamati bentuk area perpustakaan dan pemanfaatan ruang untuk ruang baca.

2. Berdasarkan desain kedua dari Arsitek

Penggunaan prinsip transformasi
Penggunaan prinsip transformasi

Perpustakaan Seinajoki di Finlandia, di mana transformasi bentuk diamati dalam rencana ruang baca dengan mengubah bentuknya dan ruang tengah selanjutnya digunakan untuk koneksi antara lantai yang berbeda.

3. Berdasarkan desain ketiga dari Arsitek

Penggunaan prinsip transformasi
Penggunaan prinsip transformasi

Perpustakaan Rovaniemi di Finlandia, di mana transformasi bentuk diamati dalam rencana ruang baca dengan mengubahnya dalam bentuk yang lebih halus dengan organisasi yang baik dengan pemanfaatan ruang lebih lanjut dengan cara yang berbeda. .

4. Bentuk-bentuk ketiga perpustakaan

Penggunaan prinsip transformasi
Penggunaan prinsip transformasi

Gambar di atas adalah perpustakaan yang dirancang oleh Arsitek yang sama yaitu Alwar Alto, di mana Anda dapat menganalisis transformasi bentuk dan bentuk diantara ketiga desain ruang baca tersebut.

Demikianlah sekilas mengenai Transformasi Konsep dalam Arsitektur Beserta Prinsip dan Contohnya, semoga bermanfaat dan dapat membantu proyek dan tugas kuliah Sahabat Arsitur sekalian.