7 Tips Merawat Tanaman Indoor Agar Tetap Hidup - Arsitur Media Desain

7 Tips Merawat Tanaman Indoor Agar Tetap Hidup

- 5/23/2019


Dengan adanya arus urbanisasi yang cepat, bumi seakan kehilangan flora & fauna, dan kita telah mulai hidup di hutan beton. Namun, siapa yang tidak menyukai Hijaunya Alam ? Secara alamiah, makhluk hidup termasuk manusia lebih menyukai hijaunya pemandangan alam dibanding beton.

Itulah alasan mengapa banyak orang kini berusaha keras untuk menciptakan penghijauan yang menenangkan dan menyegarkan mata di rumah mereka sendiri. Sayangnya tak semua orang bisa memiliki lahan untuk berkebun di luar rumah karena malahnya lahan, sehingga solusi satu-satunya adalah membuat taman indoor atau taman dalam ruangan.

Dengan menyediakan lingkungan yang tepat dan jumlah air dan nutrisi yang tepat, maka Anda bisa memastikan tanaman indoor Anda tetap hidup. Di sini Arsitur akan memberi Anda beberapa tips perawatan tanaman indoor dan cara merawat berbagai tanaman di rumah.

01. Ketahui jenis tanamannya dan syarat hidupnya

01. Ketahui jenis tanamannya dan syarat hidupnya
01. Ketahui jenis tanamannya dan syarat hidupnya - pexels

Ketika Anda mendapatkan tanaman untuk diletakan dalam ruangan, mulai dengan mencari informasi tentang tanaman tersebut. Ketahui jenis tanamannya apakah itu tanaman dedaunan atau tanaman berbunga. Baca tentang persyaratan terutama untuk sinar matahari, kelembaban, air, dan nutrisi.

Pastikan Anda tahu segalanya tentang tanaman itu sehingga Anda dapat memberikan kondisi yang optimal agar tanaman Anda tumbuh baik. Selain itu, buat daftar tindakan perawatan dan bagikan kepada orang lain di rumah Anda sehingga tanaman indoor tersebut akan mendapatkan semua nutrisi dalam jumlah yang cukup bahkan saat Anda tidak ada.

02. Tempatkan Tanaman di tempat yang mendapat Sinar Matahari

Setelah Anda mengetahui semua detail tanaman Anda, faktor penting berikutnya adalah lokasi tanaman. Pastikan untuk menempatkan tanaman indoor Anda di tempat yang mendapat sinar matahari yang cukup misalnya di dekat jendela atau di balkon.

Usahakan agar tanaman tetap pada posisi di mana ia menerima sinar matahari tidak langsung dibanding mendapatkan sinar matahari langsung. Biarkan tanaman beradaptasi, jangan mengubah posisi tanaman dalam ruangan Anda terlalu sering karena dapat membahayakan pertumbuhan tanaman.

Tanaman beradaptasi dengan lingkungannya dan merespons setiap perubahan yang terjadi di lingkungan mereka. Jika itu adalah tanaman berbunga, maka akan membutuhkan 12-14 jam sinar matahari dalam sehari, sedangkan jika itu adalah tanaman dedaunan, persyaratannya adalah 14-16 jam penyinaran dalam sehari.

03. Siram Tanaman Indoor Anda secara rutin

03. Siram Tanaman Indoor Anda secara rutin
03. Siram Tanaman Indoor Anda secara rutin - pexels

Faktor penting lainnya untuk perawatan tanaman dalam ruangan adalah air. Sangat penting untuk menyirami tanaman Anda dengan benar setiap hari. Pastikan bahwa Anda tidak membanjiri tanaman Anda karena itu tidak baik untuk akar tanaman.

Semua informasi yang Anda miliki mengenai tanaman akan membantu Anda mengetahui seberapa banyak kebutuhan air tanaman tersebut. Tanaman sukulen seperti kaktus membutuhkan lebih sedikit air. Tanaman dengan daun lilin juga memiliki kebutuhan air yang lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman berbunga. Ketahui tingkat air optimal yang dibutuhkan oleh tanaman Anda dan siram tanaman Anda sesuai kebutuhan.

Jangan sekali-kali membanjiri tanaman karena akan menyebabkan jamur pada tanah yang dapat menjadi tempat tinggal bakteri yang pada gilirannya dapat menyebabkan infeksi atau penyakit pada tanaman Anda. Jaga kelembapan tanah tetapi jangan membuatnya basah. Penyiraman yang berlebihan juga dapat menyebabkan hilangnya daun serta berkurangnya pertumbuhan.

04. Periksa tingkat Kelembaban Ruangan

Salah satu faktor penting untuk pertumbuhan tanaman adalah tingkat kelembaban di ruangan tempat tanaman tumbuh. Periksa tingkat kelembaban yang dibutuhkan oleh tanaman Anda. Anda juga dapat memberikan pelembab udara yang baik jika Anda tinggal di daerah yang memiliki iklim kering.

Cara lain untuk menjaga agar ruangan tetap lembab adalah dengan menyimpan kerikil dan menuangkan air di atasnya atau Anda bisa menyediakan air mancur dalam ruangan sehingga ketika air menguap akan melembabkan ruangan. Jika tanaman membutuhkan uap air maka semprotkan air pada tanaman secara langsung yang akan memastikan bahwa tanaman mendapatkan uap air.

Sambil memeriksa kelembaban memastikan bahwa suhu juga optimal. Pastikan Anda membeli tanaman indoor dengan memperhatikan iklim dan tingkat suhu di rumah. Pilihlah jenis tanaman yang gampang hidup di wilayah Anda.

05. Gunakan pot tanaman yang sesuai

05. Gunakan pot tanaman yang sesuai
05. Gunakan pot tanaman yang sesuai - pixabay

Selalu gunakan pot yang cocok untuk tanaman Anda. Semua pot umumnya memiliki lubang di bagian bawah yang membantu mengalirkan air berlebih dari tanaman. Sangat penting untuk mengetahui jenis pot mana yang cocok untuk tanaman Anda.

Ada banyak jenis pot yang tersedia seperti keramik, tanah liat, logam, plastik, dll. Pilih wadah yang cocok untuk tanaman yang sesuai dengan konsep taman indoor Anda. Pot tanah liat dan keramik menyerap lebih banyak air daripada pot plastik.

06. Berikan Tanaman Indoor Anda pupuk dan nutrisi yang lengkap

Terlepas dari faktor-faktor penting yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman seperti sinar matahari, air, dan kelembaban tanaman juga membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan. Hanya menyiram tanaman saja tidak cukup, untuk merawat tanaman di rumah, tanaman harus diberi pupuk pada tingkat yang cukup.

Tanaman berbunga membutuhkan zat kalium tinggi agar bunganya bagus, jadi pastikan Anda memilih pupuk yang memiliki tingkat kalium yang memadai untuk jenis ini. Sangat penting memilih jenis pupuk apa yang diperlukan untuk tanaman. Pilih pupuk sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman. Sebelum membeli pupuk, jangan lupa untuk memeriksa makronutrien yang penting untuk tanaman Anda.

07. Pangkas Tanaman Indoor Anda & Cek Jika ada Penyakit

07. Pangkas Tanaman Indoor Anda & Cek Jika ada Penyakit
07. Pangkas Tanaman Indoor Anda & Cek Jika ada Penyakit

Ketika Anda memiliki tanaman dalam ruangan, maka perawatan dalam ruangan harus menjadi bagian penting dalam hidup Anda. Memangkas cabang dan akar tanaman membuat tanaman tidak tumbuh besar dan pertumbuhannya terkendali sehingga masih muat dengan pot atau vas tempat Anda menanamnya.

Umumnya, ketika tanaman mendapat infeksi atau penyakit, pertama kali akan terlihat pada daunnya. Periksa perubahan warna dan karakteristik lainnya untuk mengetahui apakah tanaman Anda sehat. Jauhkan lalat dan serangga dari tanaman Anda karena mereka juga dapat menyebabkan infeksi. Tanaman yang kurang sehat dapat menjadi sumber penyakit untuk Anda.

Kesimpulan :

Tanaman dapat menambahkan begitu banyak warna dan nuansa yang baik ketika Anda menempatkannya di dalam rumah. Menanam tanaman dalam ruangan adalah cara terbaik untuk mempercantik rumah Anda, dan juga untuk membersihkan udara.

Jadi, demikian mengenai tips perawatan tanaman dalam ruangan, karena mengisi ruang dengan tanaman hijau yang subur dapat memiliki dampak luar biasa pada interior Anda. Saya akan merekomendasikan Anda untuk membeli tanaman yang lebih mudah perawatannya. Tanaman tropis pemeliharaannya cukup mudah, dan murah dari segi biaya. Saya harap artikel ini dapat membantu Anda dalam merawat tanaman indoor dengan lebih baik.



Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

 

Ketikan dan tekan Enter