Jenis Dinding Partisi Berdasarkan Materialnya - Arsitur Media Desain

Jenis Dinding Partisi Berdasarkan Materialnya

- 5/27/2019


Rumah bukan hanya tiang dan atap, kita juga membutuhkan ruang yang dirancang dan disediakan untuk tujuan yang berbeda-beda dan karenanya Anda perlu membagi ruang-ruang dengan dinding. Terdapat dua jenis dinding pada banguunan, yaitu dinding luar sebagai kulit bangunan dan dinding dalam sebagai dinding partisi untuk membagi ruang
.

Jenis Dinding Partisi Berdasarkan Materialnya
Jenis Dinding Partisi Berdasarkan Materialnya

Dinding partisi dapat didefinisikan sebagai dinding panel atau partisi yang terbuat dari batu bata, kayu, kaca atau bahan lainnya dan disediakan untuk tujuan membagi satu ruangan menjadi dua bagian atau memisahkan satu ruangan dari ruangan lain. Dinding partisi dirancang sebagai dinding yang tidak memikul beban. Jika dinding partisi ikut menopang beban, maka mereka disebut sebagai 'dinding internal'.

Keuntungan Dinding Partisi

Dengan menggunakan dinding partisi non-beban, beberapa keuntungan yang didapatkan sebagai berikut :
  • Dinding partisi membagi area besar menjadi sejumlah kamar sehingga masing-masing dapat digunakan untuk tujuan yang ditentukan.
  • Dinding partisi memberikan privasi kepada penghuninya dari pandangan dan suara.
  • Dinding partisi ringan dan lebih murah dalam biaya konstruksi.
  • Dinding partisi menempati area yang lebih rendah dan dapat dengan mudah dibangun di posisi apa pun.

Persyaratan Dinding Partisi yang Baik

Dinding partisi yang baik paling tidak harus memenuhi persyaratan berikut ini :
  • Dinding partisi harus tipis sehingga area lantai maksimum dapat dimanfaatkan.
  • Dinding partisi harus memberikan privasi yang cukup di kamar, baik sehubungan dengan penglihatan dan suara.
  • Dinding partisi dibangun dari bahan isolasi ringan, suara, seragam, homogen, tahan lama dan suara.
  • Sederhana, mudah dan ekonomis dalam konstruksi memiliki koherensi yang tepat dengan jenis struktur bangunan.
  • Memiliki daya tahan yang cukup terhadap api, panas, kelembaban, semut putih atau jamur, dll.
  • Sifatnya cukup kaku untuk mengambil getaran yang disebabkan karena beban.
  • Cukup kuat untuk mendukung peralatan sanitasi dan perlengkapan berat.

Berdasarkan material dasarnya, di bawah ini adalah jenis-jenis dinding partisi yang biasa kita temui di sejumlah rumah dan bangunan lainnya sebagai berikut :

01. Dinding Partisi Bata

01. Dinding Partisi Bata
01. Dinding Partisi Bata

Dinding partisi bata termasuk jenis dinding permanen yang bisa bertahan selama umur bangunan. Meskipun demikian, jika terjadi renovasi, dinding ini bisa dirobohkan tanpa merusak struktur bangunan. Dinding partisi bata bisa dibuat dengan bata yang diplester atau bata yang ditumpuk secara ekspose.

Dinding partisi bata yang diplester bisa difinishing dengan cat, wallpaper dan ubin atau keramik. Kelebihan dinsing partisi bata adalah kekuatannya yang mampu menahan gaya dorong, tahan api, bisa dipaku, digantung dengan furniture atau perabotan tertentu. Namun kekurangannya adalah dinding partisi bata tidak kedap suara, rawan retak saat gempa dan pemasangannya cukup berat.

02. Dinding Partisi Blok Roster Tanah Liat

02. Dinding Partisi Blok Roster Tanah Liat
02. Dinding Partisi Blok Roster Tanah Liat

Blok roster yang terbuat dari tanah liat atau beton dapat juga digunakan sebagai dinding partisi yang semi transparan sehingga berfungsi sekaligus sebagai ventilasi udara. Dinding partisi ini dibuat dengan menumpuk susunan blok roster sesuai dengan desain yang dikehendaki.

Kelebihan dinding roster ini adalah sifatnya yang tembus pandang dan tembus udara sehingga cocok untuk ruang dengan kesan terbuka, namun tetap tidak bisa dilalui orang. Dinding ini cocok dipasang pada lokasi tertentu sebagai focal point. Namun dinding ini tidak baik dipasang pada ruang privat.

03. Dinding Partisi Kaca

Dinding partisi kaca dapat dibuat dengan menggunakan kaca tempered dengan ketebalan mulai dari 0,6 cm sehingga lebih aman. Dinding kaca tembus pandang memberikan efek transparansi sempurna, namun tetap memisahkan ruangan. Artinya kita tetap merasa ruangan tersebut luas, namun ruangan tersebut memiliki batas akses yang baik.

Dinding partisi kaca dapat berupa kaca dengan frame atau frameless. Dinding partisi kaca cocok untuk pameran karya seni atau objek yang dimuliakan sehingga masih bisa dilihat namun tidak bisa dicuri. Dinding partisi kaca agak rumit dalam pemasangannya dan membutuhkan keterampilan khusus.
 

04. Dinding Partisi Papan Gypsum/Kalsiboard

Dinding partisi dengan papan gypsum atau kalsiboard merupakan jenis dinding partisi yang cepat dan ringan. Papan ini tersedia dalam ukuran standar dengan tingkat presisi yang sangat tinggi yang membuatnya sangat mudah dipasang. Namun pemasangan partisi dengan Papan gypsum memerlukan rangka baja hollow.

Kelebihannya adalah dinding partisi yang ringan dan tahan lama meskipun tidak sekuat dinding partisi bata. Biasanya orang memasang 2 lapis dinding partisi gypsum dalam 1 rangka (bagian luar dan dalam). Sementara ruang diantara rangka itu diisi dengan busa atau serat sebagai isolasi suara.

05. Dinding Partisi Jaring Besi
06. Dinding Partisi Papan Kayu
07. Dinding Partisi Triplek
08. Dinding Partisi Portable

09. Dinding Partisi Drywall

Demikianlah mengenai jenis-jenis dinding partisi yang selanjutnya akan dijelaskan masing-masing secara detail (Masih Berproses). Terima kasih.



Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

 

Ketikan dan tekan Enter