Kesalahan Proyek Renovasi Rumah yang Sangat Umum - Arsitur Media Desain

Kesalahan Proyek Renovasi Rumah yang Sangat Umum

- 4/06/2019


Dalam proyek renovasi rumah seringkali ditemui kesalahan-kesalahan umum yang sering dialami pemilik proyek renovasi. Kesalahan-kesalahan ini, selain membuat anggaran membengkak, juga membuat proyek menjadi lebih lama, dan tidak sesuai rencana. Apakah kesalahan-kesalahan tersebut ? simak selengkapnya berikut ini :

Kesalahan Proyek Renovasi Rumah yang Sangat Umum
Kesalahan Proyek Renovasi Rumah yang Sangat Umum

01 Tidak punya Rencana dan Rancangan

Kesalahan pertama yang sering dilakukan saat renovasi rumah adalah tidak adanya rencana maupun rancangan saat melakukan renovasi. Kenapa bisa demikian ? Pemilik biasanya tidak mengetahui arah tujuan renovasi. Jangan hanya mengandalkan perasaan karena proyek adalah sesuatu yang teknis.

Buatlah minimal rencana pekerjaan apa saja yang akan dilakukan dalam renovasi tersebut. Bila perlu, undang seorang arsitek atau interior designer untuk mengetahui peluang renovasi yang mungkin dilakukan dengan budget yang dimiliki.

Jika pun tidak menggunakan designer, lakukan riset Anda sendiri. Lihat di show room, majalah, website atau sosmed seperti Pinterest dan Instagram untuk mendapatkan inspirasi desain rumah. Pikirkan beberapa hal yang Anda inginkan sebagai hasil akhir renovasi sebelum melakukannya.

02 Memilih Tenaga (Profesional) yang keliru

Kesalahan yang kedua yang biasa dilakukan dalam proyek renovasi adalah memilih tenaga profesional yang keliru. Sejatinya setiap profesional memiliki keahlian spesial masing-masing yang dapat digunakan dalam proyek renovasi. Jangan mengandalkan seorang tukang beton untuk memasang pintu, dan sebagainya.

Jika Anda berencana melakukan pekerjaan renovasi rumah secara besar, libatkan seorang arsitek. Hal ini karena arsitek dapat menghemat anggaran Anda dan jauh lebih baik untuk mendapatkan renovasi struktural yang dirancang dengan benar daripada Anda akan menangani masalah yang jauh lebih besar kedepannya.

Arsitek, perancang, dan pembangun yang baik dapat memanipulasi ruang dan cahaya untuk menciptakan rumah yang indah baik dalam bentuk maupun fungsi dan layak untuk ditinggali. Bicaralah dengan teman dan keluarga untuk referensi arsitek dan pastikan Anda melihat pekerjaan profesional untuk memastikan mereka memiliki gaya desain dan standar yang sama yang Anda cari sebelum menandatangani kontrak.

03 Salah perkiraan harga

Pekerjaan yang melebihi anggaran mungkin merupakan kesalahan paling umum dalam renovasi rumah. Persiapkan anggaran sebelum Anda memulai pekerjaan dan sisihkan dana darurat yang cukup untuk menutupi biaya tak terduga, karena biaya ini selalu ada.

Setelah renovasi sudah setengah jalan, update rencana anggaran untuk memastikan bahwa anggaran Anda sesuai dengan rencana dan kenyataan sehingga Anda bisa mengendalikan laju proyek. Hal ini membuat Anda tidak akan menghabiskan lebih banyak uang secara drastis.

04 Terlalu cepat membeli sesuatu

Kesalahan yang umum selanjutnya adalah membeli barang-barang terlalu cepat, mungkin karena ada diskon dan lelang yang menawarkan harga yang jauh lebih murah. Jika berjalan sesuai rencana, maka tidak akan menjadi masalah, namun jika tidak, ini merupakan salah satu bentuk pemborosan anggaran yang sangat umum.

Jangan membeli daun pintu, jika belum tau apakah rumah akan terpasang pintu seperti apa. Jangan membeli hardware atau perabotan elektronik di awal. Pastikan Anda berbelanja sesuai urutan pekerjaan. Jangan mendahului, lebih baik menunggu step by step.

05 Melebih-lebihkan pekerjaan

Kesalahan selanjutnya adalah pekerjaan yag terlalu dilebih-lebihkan hanya karena faktor emosional atau pengaruh orang luar. Saya sering melihat owner proyek mengalami ini. Di saat mereka sudah memegang gambar kerja yang lengkap dan detail, datang berbagai godaan yang mencoba mempengaruhi keputusan seperti mengganti lantai keramik dengan marmer, mengganti genteng biasa dengan genteng kodok, mengganti finishing cat dinding dengan pasangan batu putih, yang sebelumnya tidak direncanakan dalam anggaran.

Renovasi dihitung dari pekerjaan yang menyeluruh, maka jangan coba-coba mengubah keputusan jika Anda tidak ingin melihat anggaran Anda membengkak di akhir proyek. Jika Anda cukup ketat dengan anggaran, Jangan menghabiskan biaya terlalu banyak untuk satu kamar, pastikan dengan jumlah anggaran yang Anda punya, seluruh rencana dan rancangan renovasi dapat terselesaikan.

Demikianlah mengenai kesalahan umum yang biasanya dilakukan dalam proyek renovasi rumah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan teman-teman sekalian. Terima kasih.



Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

 

Ketikan dan tekan Enter