Skip to main content

6 Jenis Media Tanam untuk Membuat Taman di Rumah

Media tanam merupakan elemen penting yang digunakan untuk melangsungkan kehidupan bibit tanaman ataupun bibit bunga pada taman rumah Anda. Unsur-unsur yang terkandung didalamnya sangat berguna untuk perkembangan organ-organ tanaman. Media tanam bukan hanya tentang tanaman yang ditanam didalam wadah pot saja, melainkan untuk semua perkembangan dan pertumbuhan seluruh tanaman.

Media tanam yang baik untuk tanaman terdapat unsur hara dan bahan mineral yang dapat cukupi kebutuhan tanaman. Yang mana media tanam yang baik banyak mengandung mikro organisme yang berguna untuk menguraikan berbagai unsur-unsur yang ada pada media tanam, sehingga media tanam dapat diserap oleh bagian akar. Oleh karena itu, Arsitur akan merekomendasikan beberapa media tanam yang biasa digunakan oleh petani bunga asal bandung. Berikut uraiannya:

1. Tanah subur

1. Tanah subur
1. Tanah subur

Orang-orang sering menggunakan tanah subur sebagai media tanam tanaman didalam wadah pot, sebab tanah subur dapat menyimpan sezumlah zat yang diperlukan untuk tanaman. unsur yang terdapat pada tanah subur dapat meningkatkan produktifitas daun dan bunga.

Di dalamnya kandungan tanah subur terdapat terdapat sebuah zat mineral, zat hara dan jasad renik yang sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman. Tanah subur yang banyak digunakan oleh petani bunga kebanyakan berasal dari daerah pegunungan, karena tanah yang berasal dari gunung memiliki tekstur gembur sehingga memudahkan akar untuk bernapas.

2. Humus

Humus merupakan tanah yang paling subur untuk tumbuh- tumbuhan termasuk dengan tanaman hias, karena memiliki komposisi yang mirip dengan pupuk kompos. Hal ini disebabkan MEDIA TANAM HUMUS merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan- pelapukan dedaunan dan juga batang pohon, serta ada percampuran dari kotoran hewan yang terbuat secara alami maupun manipulasi

Media tanam humus biasanya berwarna gelap yakni: coklat kehitaman dan juga mempunyai tekstur yang lembut dan gembur yang didalamnya banyak mengandung zat- zat seperti fenol, asam karboksilat, hidroksida serta alifatik. Tentunya dengan banyak zat tersebut, tanah humus akan sangat cocok jika dijadikan sebagai media tanam khususnya media tanam didalam wadah pot.

3. Sekam hitam

Sekam merupakan limbah padi yang telah banyak digunakan oleh petani tanaman hias bandung sebagai media tanam. yang mana penggunaannya mencapai 90%, ini karena petani berpendapat “sekam merupakan salah satu media tanam yang sangat cocok untuk berbagai jenis tanaman hias maupun bibit bunga. Tapi yang dimaksud dengan sekam yang dimaksud disini adalah sekam hitam atau sekam yang dibakar. Sekam hitam sebagai media tanam mampu memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi di dalam tanah yang sebagiannya mengenal dengan sebutan arang sekam

Media tanam ini mampu memiliki dan meningkatkan porositas tanah sehingga tanah menjadi gembur dan mampu menyerap nutrisi dengan baik. Karena media tanam sekam bakar sangat memiliki pourositas tinggi maka untuk itu ibad garden sangat merekomendasikannya sebagai media tanam tanaman bunga ataupun tanaman berjenis daun

4. Pupuk Kandang

Media tanam pupuk kandang yang banyak digunakan untuk tanaman pot adalah pupuk kandang yang berasal dari limbah/kotoran kambing. Namun kebanyakan petani yang menggunakan media tanam tersebut akan menunggu hingga kering. Pasalnya media tanam pupuk kandang terdapat unsur nitrogen tinggi. yang dampak bila langsung digunakan sangat beresiko tanaman menjadi kering.

Pupuk kandang yang sudah kering/matang bisanya berwarna cokelat dengan tekstur yang sangat keras. Biasanya dalam media tanam tanah, pupuk kandang digunakan sebanyak 20% pada wadah pot, dan ini sangat berguna untuk menumbuhkan daun dan percabangan.

5. Cocopeat

Cocopeat sering disebut sebagai Limbah kelapa, karena media tanam ini berasal dari industri yang kemudian masuk dalam proses pencucian, pemanasan, penyaringan lalu pemeriksaan teliti. Sebelum diproses menjadi media tanam cocopeat akan dibagi ke dalam berbagai tingkat butiran dan kepadatan kemudian masuk dalam tahap pengemasan.

Pada umumnya media tanam ini dikemas dalam bentuk kemasan plastik, karunga, atau sudah tercampur dengan media tanam lain. Namun sebagian sering mengimprovisasinya dengan membuatnya sebagai lempengan papan atau lempengan cakram. Penggunaan cocopeat sebagai media tanam hendaknya dicampurkan dengan media tanam lain agar hasilnya lebih maksimal.

6. Sekam padi mentah

Sekam padi mentah merupakan lapisan keras yang meliputi kariopsis yang terdiri dari dua belahan yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan. Ketika proses penggilingan beras berlangsung, sekam akan terpisah dari butiran beras dan menjadi bahan sisa atau limbah penggilingan.

Dengan campuran bahan kimiawi yang sangat banyak tentu Anda dapat membayangkan sendiri jika sekam mentah dijadikan sebagai media tanam untuk tanaman. Untuk itu tidak salah jika petani tanaman hias bandung menggunakannya sebagai media tanam utama.

Demikianlah mengenai Jenis media tanam yang populer untuk pembuatan taman. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi wawasan tambahan bagi Anda yang suka membuat taman di rumah.
Salam dari Arsitur : Terima kasih sudah berkunjung ke ARSITUR. Kami berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update. Kami juga melayani JASA GAMBAR DAN DESAIN MURAH BERKUALITAS. Bantu kami mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini kepada teman-teman lainnya. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke arsiturstudio@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar