Dalam sebuah rumah tinggal, pastinya terdapat beberpa ruangan yang memiliki fungsinya masing-masing. Hampir semua ruangan pastinya dipisahkan oleh dinding atau tembok dengan jalur masuk melalui pintu.

Namun, pernahkah Anda berpikir bahwa dengan menggunakan dinding untuk memisahkan ruangan, maka ruangan akan lebih sempit karena dinding memiliki ketebalan yang lumayan memakan tempat.

Memisahkan Ruangan Selain dengan Dinding
Memisahkan Ruangan Selain dengan Dinding (homedit.com)


Sejatinya Anda tidak perlu khawatir karena masih ada banyak cara untuk memisahkan ruangan selain menggunakan dinding. Berikut ini adalah beberapa cara memisahkan ruangan selain menggunakan dinding konvensional.

1. Menggunakan perbedaan tinggi lantai

Dengan adanya perbedaan tinggi lantai akan membuat kesan perbedaan ruangan. Satu level dengan ketinggian 5 cm saja sudah cukup untuk memisahkan ruangan. Cara ini termasuk cara yang halus dan tidak mempersempit ruangan secara keseluruhan.

2. Perbedaan material lantai

Perbedaan tinggi lantai mungkin masih terlihat cukup keras untuk memisahkan ruangan. Selain perbedaan tinggi, kita juga masih bisa memainkan material lantai. Dengan perbedaan material yang cukup jelas akan membuat ruangan seolah-olah berbeda. Kita dapat menerapkan perbedaan material untuk memisahkan ruang makan dengan ruang keluarga atau dengan area dapur.

3. Menggunakan partisi yang fleksibel

Yang dimaksud dengan partisi misalnya panel, tirai, grill, gorden, blind atau kaca yang bisa dibongkar pasang. Yang paling mudah digunakan adalah tirai dan gorden karena fleksibel, ringan dan mudah dipasang. Memisahkan ruang dengan partisi lebih efektif daripada memainkan lantai. Dengan pasrtisi setidaknya akses visual antar ruang bisa diatasi (ditutupi).

4. Menggunakan furniture

Furniture ternyata juga bisa digunakan untuk memisahkan ruangan. Misalkan anda menaruh sebuah rak TV besar diantara ruang keluarga dan ruang makan, pastinya ruangan akan terasa dipisahkan meskipun tidak ada dinding atau tembok. Karena itulah dalam hal ini memiliki fungsi ganda. Menurut saya, menggunakan furniture untuk memisahkan ruang merupakan cara yang efektif, efisien dan tepat guna.

5. Menggunakan perbedaan tinggi plafond

Trik lain yang masih bisa dicoba adalah menggunakan perbedaan tinggi plafon. Trik yang satu ini cocok digunakan apabila memiliki rumah dengan plafon yang berbeda ketinggian akibat bentuk atap. Misalnya untuk dapur diletakan dipojokan di area  yang plafonnya miring karena bentuk atap limasan. Perbedaan tinggi plafon sebaiknya diperkuat dengan perbedaan material pada plafon.

Demikianlah beberapa cara untuk memisahkan ruangan selain menggunakan dinding yang memakan ruangan. Nah, jika anda ingin membangun atau merenovasi rumah, maka sekali lagi pikirkan untuk membuat dinding yang bisa mempersempit ruangan.

Lebih baik menggunakan alternatif di atas untuk memisahakan ruangan. Terkecuali untuk ruangan yang perlu privasi tinggi seperti kamar tidur dan toilet yang harus dipisahkan dengan menggunakan dinding.