Kuliah di jurusan arsitektur memang membutuhkan modal yang cukup. Dalam kenyataannya arsitek dihadapkan ada banyak bidang keilmuan saat membangun sebuah bangunan karena itu seorang arsitek hendaknya memiliki pemahaman yang luas tentang berbagai hal.

Saat memilih kuliah jurusan arsitektur, mungkin calon mahasiswa dihadapkann dengan tes menggambar atau tes matematika sebagai syarat masuk jurusan arsitektur. Namun ternyata modal utama untuk kuliah di arsitektur tidak hanya bisa menggambar yang bagus. berikut ini menjelaskan beberapa hal yang perlu dimiliki oleh calon arsitek.


Modal Kuliah di Jurusan Arsitektur
Modal Kuliah di Jurusan Arsitektur


Gigih dalam mengerjakan tugas 

Dalam perkuliahan arsitektur mahasiswa biasanya akan dihadapkan dengan banyak tugas-tugas yang berhubungan dengan ilmu desain.

Seorang mahasiswa arsitektur tidak cukup hanya dengan an pintar teori saja. karena kenyataannya mahasiswa arsitektur perlu memiliki keterampilan dan keuletan dalam mengerjakan tugas-tugas desain yang diberikan dalam perkuliahan.

Memiliki mental tahan banting

Siswa arsitektur akan dihadapkan dengan banyak tugas yang harus dikerjakan secepat mungkin. namun dosen biasanya menolak dan mencoret tugas yang telah dikerjakan dengan susah payah.

Oleh karena itu, mahasiswa arsitektur perlu memiliki mental yang kuat untuk menerima kenyataan ketika tugasnya ditolak oleh dosen. meskipun sebenarnya tugas tersebut tidak salah sepenuhnya.

Hal ini merupakan bagian dari latihan untuk bisa menghadapi proyek yang sebenarnya. karena dalam proyek yang real arsitek biasanya dihadapkan pada situasi di mana desainnya tidak diterima oleh klien atau ditolak oleh pelaksana karena susah dibangun atau biaya yang terlalu tinggi.

Siap begadang sampai pagi

Perkuliahan di jurusan arsitektur memang identik dengan tugasnya yang banyak. maka tak jarang para mahasiswa mengerjakan tugasnya hingga larut malam dan begadang sampai pagi.

Meskipun sebenarnya tidak ada yang mewajibkan mahasiswa arsitektur untuk begadang mengerjakan tugasnya. Tugas tersebut, jika hanya untuk memenuhi standar kelulusan, bisa selesai dalam hitungan jam saja. ini karena mereka ingin menghasilkan yang terbaik untuk tugasnya.

Selain itu dalam kenyataannya mengerjakan proyek pasti memiliki batas waktu atau yang biasa disebut dengan deadline. ini merupakan sebuah tantangan bagi mahasiswa sekaligus latihan agar bisa menyelesaikan proyek tepat pada waktunya. meskipun konsekuensinya adalah begadang.

Manajemen waktu

Mungkin dalam perkuliahan tugas tidak hanya terkait dengan studio perancangan. mata kuliah lain yang bebannya kecil juga sering memberikan tugas. oleh karena itu mahasiswa arsitektur sebaiknya memiliki manajemen waktu yang baik agar tidak keteteran dalam mengerjakan tugas.

Nanti pada saat berprofesi sebagai arsitek kemungkinan besar akan mengambil beberapa proyek dalam waktu yang bersamaan. sehingga belajar memanajemen waktu sejak dini merupakan modal awal yang baik untuk berkarir di dunia asitektur.

Mengelola keuangan dengan baik

Selain beberapa modal di atas mahasiswa arsitektur juga sebaiknya tidak boros menggunakan uang bekal mereka. hal ini karena setiap kali mengerjakan tugas pastinya memerlukan biaya meskipun hanya untuk sekedar mencetak atau printing.

Ada pula tugas yang mewajibkan mahasiswa arsitektur untuk pergi survei ke lapangan seperti lokasi proyek. atau eksplorasi bangunan sebagai contoh dalam tugas mereka. hal ini Tentunya memerlukan biaya yang lebih banyak.

Nah itu dia beberapa modal yang harus dimiliki sebelum memutuskan untuk menjadi mahasiswa arsitektur. semoga artikel ini bisa memberikan wawasan tambahan bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa arsitektur sehingga tidak kaget saat masuk kuliah di jurusan arsitektur.