Skip to main content

Kunci Sukses Presentasi Arsitektur

Presentasi merupakan kegiatan menyampaikan rangkaian informasi kepada orang lain secara sistematis melalui media audio maupun visual yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Dalam dunia arsitektur, presentasi merupakan hal yang sangat penting dan seringkali menjadi kunci sukses atau tidaknya sebuah tender proyek. Dalam perjalanan proyek, Owner lebih sering menentukan keputusannya saat presentasi.

Kunci Sukses Presentasi Arsitektur
Kunci Sukses Presentasi Arsitektur

Kesuksesan presentasi ternyata lebih bergantung pada pemikiran awal presentasi daripada pemikiran tradisional seperti mempersiapkan gambar-gambar presentasi ataupun membuat model perancangan tiga dimensi (maket).

Seberapa hebat pun gambar dan model yang dibuat namun jika kurang baik dalam mempresentasikannya maka sepertinya akan sia-sia.

Artikel berikut akan membahas strategi dan kunci sukses presentasi arsitektur yang dapat digunakan oleh prktisi maupun mahasiswa arsitektur di kampus. Lalu apa sajakah kunci sukses presentasi arsitektur ? Simak sebagai berikut :

Perencanaan Awal Presentasi

Hal yang paling penting adalah perencanaan awal presentasi, apakah akan membuat presentasi atau tidak sama sekali ? Jika iya, maka masalah selanjutnya adalah bagaimana mempersiapkan strategi dari awal serta menggunakan hasil pekerjaan yang ada sebagai bahan untuk dipresentasikan dihadapan klien.

Menjawab Masalah 5W + H

Hal selanjutnya yang wajib dipikirkan dalam menyusun presentasi adalah faktor 5W + H. Faktor tersebut yang akan dengan sendirinya membentuk kriteria presentasi seperti apa yang akan dibuat selanjutnya. Adapun masalah 5W yang muncul disini misalnya :

"Apa yang akan dipresentasikan ?"
"Apa media yang akan digunakan ?"
"Siapa audiensnya ?"
"Siapa yang akan menjadi pembicara"
"Dimana tempat presentasinya ?"
"Kapan presentasinya ?"
"Kenapa perlu membuat model 3D ?"

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang dapat berkembang, selanjutnya dapat dipelajari dampaknya terhadap How atau bagaimana menjawab masalah-masalah tersebut. Dalam beberapa kasus, seringkali faktor 5W tidak dapat ditentukan dan keadaan membuat kita terpengaruh. Misalnya tempat dan waktu yang berubah, sehingga harus ada rencana lain yang dipersiapkan.

Materi Presentasi (Verbal dan Visual)

Materi prensentasi dalam Arsitektur tidak hanya berupa gambar-gambar atau maket 3 Dimensi saja. Seringkali media verbal seperti cara kita berbicara juga menentukan kesuksesan sebuah presentasi. Untuk itulah sang pembicara juga harus berlatih agar informasi yang dipresentasikan dapat sampai kepada audiens.

Selain itu, kemampuan membuat pembicaraan yang menarik di tengah-tengah presentasi juga sangat mendukung. Tidak ada salahnya menambahkan joke atau lelucon kecil saat presentasi asalkan tidak sampai membuat audiens tersinggung. Bahasa yang simple dan santai juga menjadi cara untuk membuka diskusi yang lebih simpel.

Sementara untuk penyajian gambar presentasi, pastinya sebagai sang perancang perlu mengetahui gambar yang mana saja yang perlu ditampilkan dan terutama bagian-bagian yang perlu mendapatkan diskusi. Gambar yang bagus, teknik penyajian yang rapi serta rendering yang menarik dapat menjadi penunjang keberhasilan presentasi. Hanya saja untuk gambar yang bagus dan menarik pastinya susah dibuat dan mahal pula harganya. Untuk itu pastikan satu gambar dapat mewakili banyak hal sehingga lebih efisien dan mengurangi biaya materi presentasi.

Daftar Pertanyaan yang Mungkin Muncul

Saat menyampaikan sesuatu kepada orang lain dalam presentasi, tentunya sangat memungkinkan muncul pertanyaan. Untuk itu, perlu kita susun daftar pertanyaan yang mungkin muncul dalam setiap tayangan atau penyampaian presentasi maupun pertanyaan diluar materi yang masih berhubungan dengan proyek yang dipresentasikan.

Tujuannya adalah agar kita selalu siap menjawab segala pertanyaan yang muncul. Sejatinya tidak semua pertanyaan yang muncul saat presentasi harus dijawab langsung. Dalam sebuah proyek, pertanyaan yang muncul bisa saja ditunda dulu sementara dengan alasan yang masuk akal misalnya perlu melakukan survey lagi, desain yang masih dalam tahap pencarian alternatif dan sebagainya. Hanya saja pertanyaan tersebut memang pasa akhirnya harus terjawab.

Ruang dan Durasi Presentasi

Hal berikutnya yang tak kalah penting adalah tempat dan waktu presentasi. Tidak semua klien menyukai ruangan presentasi indoor. Terkadang presentasi juga dilakukan di tempat umum tanpa media seperti projector sehingga kita harus membawa hard copy dari materi presentasi.

Disisi lain, lama waktu presentasi juga perlu diperhatikan. Terkadang ada klien atau dosen yang sangat sibuk dengan jadwalnya dan mengharpkan kita mempresentasikan materi dengan lebih singkat, padat dan jelas. Dalam hal ini, pastikan ada sisa waktu yang cukup untuk berdiskusi.

Demikianlah kunci sukses presentasi arsitektur. Artikel ini bersumber dari buku Edward T. White Mengenai strategi presentasi dalam Arsitektur yang disajikan dengan bahasa penulis.

Salam dari Arsitur : Terima kasih sudah berkunjung di website ini. ARSITUR berkomitmen untuk memberikan artikel terbaik dan selalu update dengan informasi terbaru. Kami akan sangat senang apabila Anda turut membantu mengembangkan website ini dengan cara like FANSPAGE FACEBOOK, subscribe kami di YOUTUBE atau share artikel ini untuk bisa menjangkau lebih banyak pembaca. Terima kasih
Himbauan Berkomentar: Silahkan berkomentar dengan sopan, apabila ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, apabila ingin berkomunikasi lebih jauh, promosi atau kerja sama silahkan email ke arsiturstudio@gmail.com dan kami siap membantu.
Buka Komentar
Tutup Komentar