Kesalahan saat Membangun Rumah yang Harus DIhindari - Arsitur Media Desain

Kesalahan saat Membangun Rumah yang Harus DIhindari

- 8/04/2017


Pembangunan sebuah rumah merupakan hal yang cukup kompleks. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi dan finishing memerlukan pikiran dan tenaga yang tidak sedikit. Ada baiknya menggunakan jasa konsultan dalam hal ini tapi kalau pun tidak maka bisa menggunakan tukang dan harus yang bagus.
Pembangunan Rumah memerlukan perhatian khusus

Lalu apa yang terjadi jika pembangunan tidak dilakukan dengan perencanaan dan pelaksanaan yang matang ? Jika terjadi kesalahan-kesalahan mendasar, akan berakibat fatal. Selain bahaya pada struktur, juga kualitas ruang yang dihasilkan akan tidak maksimal.

Tentu saja tidak ada pemilik/penghuni yang akan mau menempati bangunan yang kurang baik, maka dari itu harus dihindari kesalahan-kesalahan berikut ini :

1. Pondasi yang Kurang Dalam


Pondasi
Dalam sebuah bangunan, pondasi adalah bagian vital dan salah satu yang paling penting dari sebuah bangunan, karena memang struktur paling bawah dari sebuah rumah ini berfungsi menahan beban bangunan.

Idealnya pemasangan pondasi harus sampai dengan tanah keras, sehingga pondasi akan stabil. Namun, banyak dijumpai rumah yang perletakan pondasinya asal, tidak memperhatikan posisi tanah, dan seringnya berdasar pengalaman tukang.

Beberapa akibat yang bisa ditimbulkan akibat pondasi yang tidak sesuai aturan diantaranya bangunan menjadi kurang kokoh dan stabil, terjadi pergerakan dasar bangunan yang mengakibatkan dinding pecah karena pondasi amblas. Yang paling fatal adalah apabila sampai terjadi keruntuhan bangunan akibat pondasi tidak mampu menahan beban diatasnya.

2. Penulangan Struktur yang Tidak Sistematis

Penulangan Besi
Penggunakan besi dalam membuat beton sangat vital fungsinya. Ada perhitungan khusus dalam pemilihan dan pemasangan besi tulangan. Namun tak sedikit orang yang mengabaikannya. Banyak tukang yang hanya berdasar perkiraan, sehingga penggunaan besi tulangan terkadang tak begitu mempertimbangkan beban dan cara pengerjaannya.

Beberapa hal yang sering terjadi dalam kesalahan penulangan diantaranya diameter besi tidak sebanding dengan beban, jarak sengkang tidak diperhatikan, jumlah besi tidak sesuai, ikatan kurang kuat, tidak menggunakan tekuk pada ujung sebagai pengait, dll.

Akibatnya bangunan menjadi kurang kokoh, kolom atau balok menjadi lengkung, keretakan pada struktur yang berujung pada ambruknya bangunan.

 

3. Kolom yang tidak Lurus ke atas

Kolom
Kolom yang baik untuk menumpu beban adalah kolom yang lurus ke atas. Untuk mendapatkan kolom lurus memerlukan perhatian khusus. Karena lumayan menguras waktu, terkadang kolom dibuat dengan agak tergesa-gesa sehingga posisinya tidak lurus.

Banyak tukang yang asal membuat bekisting untuk kolom, entah itu kolom praktis maupun kolom struktur, sehingga posisi kolom tekadang tidak lurus. Hal ini akan menjadi masalah besar ketika ring balok atau balok struktur tidak tepat menumpu pada kolom. Selain itu dampaknya juga akan terasa pada dinding yang menjadi tidak lurus.

 

4. Balok yang tidak Bertumpu pada Kolom


Balok pada bangunan mestinya menumpu di kolom
Banyak tukang yang kurang pengetahuan sehingga dalam menempatkan balok tidak tepat diatas kolom. Bisa dijumpai balok yang bertumpu pada dinding atau dikaitkan dengan ring balok pengikat dinding. Akan sangat beresiko bila hal ini terjadi, bila beban yang dipikul balok sangat berat, maka dinding akan retak dan bisa mengakibatkan keruntuhan bangunan rumah.

 

 5. Pasangan Dinding yang Miring

Pasangan Dinding harusnya lurus
Dalam memasang dinding bata harusnya lurus dan tidak bergelombang, karena hal ini berpengaruh juga pada kekuatan dinding dalam menahan beban. Sering dijumpai sudut ruangan yang tidak siku, hal ini bisa disebabkan karena dalam pemasangan dinding tidak lurus dan tidak memperhatikan sudut bangunan. Sudut bangunan yang tidak siku akan sangat kelihatan bila ruangan dipasang lantai keramik.



Silahkan tuliskan komentar, Jika ingin berdiskusi lebih lanjut silahkan email ke parsikaproject@gmail.com
EmoticonEmoticon

 

Ketikan dan tekan Enter